Sabtu, 07 Mei 2011

tugas kuliah makro

EKONOMI MAKRO

A. Pendahuluan
Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional. Teori ekonomi makro Juga merupakan salah satu cabang ilmu ekonomi yang mempelajari peristiwa – peristiwa atau masalah – masalah ekonomi secara kesuluruhan atau secara agregatif peristiwa – peristiwa atau masalah tersebut diantaranya berupa tingkat pendapatan atau produksi nasional, untuk mempermudah dalam mengamati bekerjanya perekonomian secara meneyeluruh, masyarakat suatu perekonomian di bagi atas beberapa sektor yaitu
- Sektor Rumah Tangga
- Sektor Perusahaan
- Sektor Pemerintah dan
- Sektor luar Negeri
Sektor perusahaan memerlukan faktor – faktor produksi dari Sektor rumah tangga dan Sektor rumah tangga sebagai pemilik faktor produksi seperti tanah , modal, tenaga dan bertindak memerlukan barang – barang dan jasa yang akan di gunakan untk keperluan konsumsi yang di hasilkan oleh sektor yang lain kemudian pemerintah juga mengkonsumsi dan memperoduksi barang – barang dan jasa dari dan sektor lain.
Dengan demikian dalam perekonomian dua sektor akan berbeda dalam keseimbangan apabila pengeluaran investasi sektor swasta ( I ) sama dengan tabungan dari masyarakat ( S ) dalam teori ekonomi untuk mempermudah analis pendapatan
Perhitungan pendapatan Nasional dengan menggunakan pendekatan menjumlahkan seluruh pengeluaran sektor ekonomi yakni sektor rumah tangga, sektor perusahaan, sektor pemerintah dan sektor luar negeri pada suatu masyarakat atau negara pada periode tertentu.
Dalam menghitung pendapatan Nasional terdapat dua macam konsep perhitungan yaitu dengan menggunakan konsep kewilayahan dengan menggunkan konsep kewarganegaraan perhitungan penapatan Nasional dengan menggunakan konsep kewilayahan adalah menghitung besarnya nilai produksi barang dan jasa yang di hasilkan oleh wilayah tersebut.

Dalam perekonomian tiga sektor terdapat sisi penawaran dan sisi permintaan besarnyapenawaran di tunjukan oleh besarnya kemampuan berproduksi dari perekonomian tersebut dengan menggunkan seluruh kapasitas produksi yang ada Sedangkan permintaan di tunjukan besarnya prngeluaran dari masyarakat dalam perekonomian tersebut.
Kemudian untuk sisi pendapatan mesyarakat didisribusikan untuk pengeluaran konsumsi rumah tangga, untuk membayar pajak dan sisanya untuk tabungan apabila pemerintah memberikan subsidi atau tunjangan lainya maka akan menambah pendapatan masyarakat dengan demikian pada sisi pendapatan dapat di tulsi secara matematis.
Ilmu ekonomi muncul karena adanya tiga kenyataan berikut :
• Kebutuhan manusia relatif tidak terbatas.
• Sumber daya tersedia secara terbatas.
• Masing-masing sumber daya mempunyai beberapa alternatif penggunaan.
Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia di dalam memenuhi kebutuhannya yang relatif tidak terbatas dengan menggunakan sumber daya yang terbatas dan masing-masing sumber daya mempunyai alternatif penggunaan (opportunity cost). Secara garis besar ilmu ekonomi dapat dipisahkan menjadi dua yaitu ilmu ekonomi mikro dan ilmu ekonomi makro.
Ilmu ekonomi makro mempelajari variabel-variabel ekonomi secara agregat (keseluruhan). Variabel-variabel tersebut antara lain : pendapatan nasional, kesempatan kerja dan atau pengangguran, jumlah uang beredar, laju inflasi, pertumbuhan ekonomi, maupun neraca pembayaran internasional. Sementara ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :
• Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
• Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
• Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.
Kegiatan ekonomi di masing-masing negara dihitung melalui perhitungan Produk Domestik Bruto (PDB) (Gross Domestic Product), Produk Nasional Bruto (PNB) (Gross National Product), maupun Pendapatan Nasional (PN) (National Income).
PDB adalah nilai seluruh barang akhir dan jasa yang dihasilkan oleh siapapun di dalam wilayah teritorial suatu negara selama periode waktu satu tahun. PNB adalah nilai seluruh barang akhir dan jasa yang dihasilkan oleh seluruh warga negara suatu negara selama periode waktu satu tahun.
PDB - balas jasa faktor produksi secara netto yang mengalir ke luar negeri=PNB.
PNB - penyusutan = Produk Nasional Netto (PNN).
PNN - pajak tidak langsung = Pendapatan Nasional
Perhitungan PDB/PNB/PNN/PN dapat mempergunakan harga yang berlaku maupun harga konstan. Perhitungan dengan harga konstan menggunakan harga pada tahun tertentu yang tergolong tahun yang stabil. Di Indonesia digunakan harga tahun 1983 dan tahun 1993. Perhitungan dengan harga konstan berarti sudah terbebas dari pengaruh inflasi/deflasi.
Ilmu ekonomi makro mempelajari masalah-masalah ekonomi utama sebagai berikut :

* Sejauh mana berbagai sumber daya telah dimanfaatkan di dalam kegiatan ekonomi. Apabila seluruh sumber daya telah dimanfaatkan keadaan ini disebut full employment. Sebaliknya bila masih ada sumber daya yang belum dimanfaatkan berarti perekonomian dalam keadaan under employment atau terdapat pengangguran/belum berada pada posisi kesempatan kerja penuh.
* Sejauh mana perekonomian dalam keadaan stabil khususnya stabilitas di bidang moneter. Apabila nilai uang cenderung menurun dalam jangka panjang berarti terjadi inflasi. Sebaliknya terjadi deflasi.
* Sejauh mana perekonomian mengalami pertumbuhan dan pertumbuhan tersebut disertai dengan distribusi pendapatan yang membaik antara pertumbuhan ekonomi dan pemerataan dalam distribusi pendapatan terdapat trade off maksudnya bila yang satu membaik yang lainnya cenderung memburuk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar